DPSDM Umsida Gelar Sosialisasi JAD Putaran Kedua Berdasarkan Permendiktisaintek Terbaru – Laporan tim DPSDM Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
SIDOARJO – Direktorat Pengembangan Sumber Daya Manusia (DPSDM) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan jenjang karier tenaga pendidik. Pada hari ini, Rabu (13/05/2026), DPSDM resmi menggelar sosialisasi tahapan Kenaikan Jabatan Akademik Dosen (JAD) putaran kedua.
Kegiatan ini dilaksanakan secara maraton di dua lokasi berbeda guna menjangkau dosen di masing-masing fakultas secara spesifik. Sesi pertama menyasar dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) yang bertempat di Ruang Statistik, Gedung Kuliah Bersama (GKB) 2 Lantai 5, Kampus 1. Agenda kemudian berlanjut ke sesi kedua untuk dosen Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan (FPIP) yang bertempat di Ruang rapat dosen FPIP di Kampus 3 Umsida, Wonoayu.
Adaptasi Regulasi Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2026
Fokus utama sosialisasi putaran kedua ini adalah membedah perubahan signifikan dalam tahapan kenaikan jabatan fungsional dosen. Perubahan ini merujuk pada regulasi terbaru, yakni Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2026, yang membawa paradigma baru dalam tata kelola administrasi dosen di Indonesia.
Dalam paparannya, Imam Habibi menekankan pentingnya kesiapan administrasi digital para dosen. Ia mengingatkan agar para dosen mulai disiplin dalam mengelola data pribadi dan profesional mereka.
“Dosen mulai saat ini perlu merapikan isian di aplikasi SISTER masing-masing. Pastikan Beban Kinerja Dosen (BKD) selama empat semester terakhir telah terpenuhi dan tervalidasi dengan baik,” tegas Imam Habibi.
Simulasi Perhitungan Angka Kredit




Selain memberikan arahan administratif, Imam Habibi juga memaparkan secara teknis mengenai mekanisme perhitungan Angka Kredit Kumulatif (AKK) yang kini memiliki standar terbaru. Penjelasan ini bertujuan agar dosen memiliki gambaran yang jelas mengenai sejauh mana capaian kinerja mereka untuk dapat mengajukan kenaikan pangkat.
Guna memastikan pemahaman peserta, agenda ditutup dengan sesi simulasi perhitungan angka kredit secara langsung bersama Mohamad Hatta. Dengan pendekatan jemput bola ke tiap fakultas, DPSDM Umsida berharap proses transfer informasi terkait pengajuan jabatan fungsional, khususnya di FIKES dan FPIP, dapat berjalan maksimal.
Langkah proaktif ini diharapkan mampu memacu semangat para dosen untuk segera mengurus kenaikan jabatan akademik mereka, yang pada akhirnya akan memperkuat akreditasi program studi maupun universitas menuju institusi yang unggul dan berdaya saing global.


